Investasi Pertanian PMDN menunjukan tren yang menggembirakan selama 6 tahun terakhir ini (2012-2017), dengan rata-rata peningkatan 57.5% per tahun. Dominasi peningkatan tersebut masih terdapat pada sub sektor perkebunan. Sub sektor lainnya yaitu tanaman pangan (holtikultura dan peternakan) juga mengalami peningkatan walaupun masih belum signifikan.

 

Tren positif investasi pertanian PMDN tersebut, tidak diikuti tren pertumbuhan investasi Pertanian PMA. Investasi PMA cenderung menurun dari tahun ke tahun, walaupun sempat naik pada tahun 2013 ke 2014, namun pada tahun berikutnya penurunannya cukup signifikan. Yang menarik pada tahun 2017, sub sektor perkebunan yang beberapa tahun terakhir nilainya mendominasi mengalami penurunan, sedangkan sub sektor peternakan mengalami peningkatan.

 

Seperti halnya pada investasi, neraca perdagangan pertanian selama 6 tahun terakhir (2012-2017), kontribusi positif hanya pada sub sektor perkebunan. Sementara sub sektor lainnya (tanaman pangan, holtikultura dan peternakan) masih defisit, defisit tersebut semakin besar dari tahun ke tahun, baik volume maupun nilainya.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan pertanian masih surplus, namun nilai surplus tersebut cenderung menurun dari tahun ke tahun. Volume neraca pertanian menurun drastis pada tahun 2016 yaitu sebesar 57,9%, namun pada tahun 2017 mengalami peningkatan signifikan sebesar 97%. Sedangkan Nilai neraca perdagangan dari tahun 2012- 2016 terus mengalami penurunan, namun tahun 2017 mengalami peningkatan sebesar 45,86%.