Samarinda- Perkembangan investasi di bidang pertanian sejumlah 28 investor yang difasilitasi dan didampingi oleh Tim Percepatan Investasi Pertanian Kementerian Pertanian yang terdiri dari 19 investor industri gula berbasis tebu, 5 investor pengembangbiakan sapi dan 4 investor pengembangan budidaya jagung.

Syukur Iwantoro, Staf Ahli Menteri Bidang Investasi Pertanian Kementerian Pertanian selaku Ketua Tim Percepatan Investasi Pertanian dalam pemaparannya pada FGD yg dilaksanakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan sulitnya mencari investor jagung (06/03/2018)

Investor PT. Putra Rajawali salah satu investor pengembangan budidaya jagung yang sudah melaksanakan MOU Kerjasama Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan dengan UPTD KPHP Santan dengan luas 2.700 Ha yang terletak di Kecamatan Teluk Pandan.

Diharapkan dengan masuknya investor jagung di Provinsi Kalimantan Timur dapat mendongkrak produksi jagung Provinsi Kalimantan Timur sejumlah 0.19 % dari produksi jagung secara nasional yang tentunya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Kalimantan Timur.